Ingin Badan Ideal? Lakukan Secara Rutin 10 Olahraga Ini Di Pagi Hari


Memiliki badan ideal adalah mimpi semua orang, tidak hanya mimpi para perempuan saja, lho. Namun, seringkali kamu merasa malas untuk melakukan olahraga, atau kamu beralasan tidak ada waktu untuk melakukannya. Mulai sekarang, tak perlu ada alasan lagi, karena terdapat 10 olahraga yang sangat sederhana di pagi hari, cukup lakukan selama 10 - 30 menit, dan kamu bisa mendapatkan badan ideal idamanmu.

1. Stretching

Sumber Gambar : alexandrasports.com
Kedengarannya sangat sederhana, namun jika kamu stretching dengan cara yang benar, otot-otot akan menjadi lebih rileks, bahkan kamu secara tidak langsung melatih otot-otot tersebut agar lebih lentur dan bekerja dengan baik.

2. Plank

Sumber Gambar : 30dayfitnesschallenges.com
Plank bermanfaat bagi seluruh bagian tubuhmu. Kamu akan menahan bagian perut dan bokong, sekaligus tangan dan kaki turut bekerja. Cukup lakukan plank selama 15 - 30 detik saja jika kamu masih baru. Setelahnya, kamu bisa menaikkan waktu plank.

3. Lari atau Berjalan

Sumber Gambar : everydaylisamae.wordpress.com
Lagi suntuk dan malas? Coba ambil sepatu larimu dan larilah keliling kompleks. Berlari membantumu untuk bangun dan merasa lebih segar lagi. Kamu jadi bersemangat untuk memulai aktivitas, deh! Lari berkeliling selama 15 - 30 menit.

4. Squat

Sumber Gambar : squatgirl.com
Ingin paha menjadi langsing dan kencang sekaligus bokong lebih seksi? Squat adalah jawabannya. Hati-hati, jangan sampai salah melakukan squat ya! Jika salah teknik, maka hasilnya pun tak ada. Lakukan squat 4 x 8 set.

5. Sit Up atau Crunch

Sumber Gambar : popsugar.com
Salah satu cara untuk mengecilkan perut tanpa menggunakan alat adalah sit up. Jika tidak kuat sit up, kamu juga bisa melakukan crunch atau sit up namun hanya naik setengah badan saja. Lakukan 4 x 8 set.
Baca Juga : Tanpa Harus Beranjak dari Kasur, 10 Pose Yoga Ini Bisa Bikin Tubuhmu Ramping!

6. Push Up

Jika kamu merasa push up hanya melatih bagian tangan saja, maka kamu salah. Push up juga melatih area kaki, bokong, dan perut lho! Lakukan 2 x 8 set.

7. Jumping Jacks

Sumber Gambar : popsugar.com
Stamina tubuhmu akan meningkat jika berlatih jumping jacks. Selain itu, seluruh badan ikut bergoyang sehingga pembakaran lemak juga maksimal. Lakukan 4 x 8 set.

8. Lunges

Jika ingin membentuk kaki jenjang, indah nan ramping, lunges adalah solusi utama dari masalahmu. Lakukanlah 4 x 8 set.

9. Side Lift

Ingin membuang lemak di area samping perut? Rajin-rajinlah melakukan side lift 4 x 8 set. Dijamin deh, lemak samping perutmu akan hilang!

10. Yoga Sederhana

Yoga membantu relaksasi tubuh sekaligus membentuk tubuhmu agar lebih indah. Tak perlu melakukan yoga rumit, cukup sederhana saja misalnya pose bertapa, child pose, cobra pose, dan lainnya. Lakukan selama 3 menit.
Kamu tak harus melakukan 10 aktivitas tersebut setiap harinya, kok! Kombinasikan saja menurut kebutuhanmu dan bagian tubuh yang ingin kamu bentuk, beserta intensitas latihan sesuai stamina tubuhmu. Ingat, jangan mengharapkan hasil instan dan teruslah berjuang demi badan ideal. Selamat berlatih, ya!

Menu Diet Sehat untuk Pemula 4 Sehat 5 Sempurna

 

1. Menu Makan Pagi

Jika terbiasa sarapan dengan nasi, maka ganti menu sarapan kalian dengan oatmeal atau roti. Oatmeal mudah ditemukan di supermarket atau minimarket, lalu tambahkan susu atau yoghurt. Cukup sarapan oatmeal sekitar 2 sampai 3 sendok setiap pagi. Selain oatmeal, kalian bisa mengganti sarapan dengan roti gandum yang ditambahkan dengan selai buah atau kacang dan dilarang menambahkan mentega atau selai cokelat. Biasanya, sarapan dengan 2 roti gandum sudah membuat perut kenyang. Namun, bila masih kurang, boleh makan 3 roti gandum jangan lebih. Kalau lebih dari itu berarti percuma saja.

2. Menu Makan Siang

Pada saat waktu makan siang tiba, kalian sedikit diberikan kebebasan karena boleh makan nasi. Dianjurkan untuk makan nasi merah, meskipun teksturnya hampir sama tapi nasi merah ini memberikan rasa kenyang yang lebih daripada makan nasi putih. Kalau tidak ada nasi merah, boleh diganti dengan nasi putih. Selain itu, perhatikan porsi nasi kalian. Kurangi porsi nasi dari biasanya, disarankan dikurangi hingga setengahnya atau lebih bagus lagi bila dikurangi lebih dari setengahnya. Diet juga tetap membutuhkan karbohidrat yang cukup untuk tubuh. Untuk lauknya, kalian bisa tambahkan telur atau dada ayam dan pastinya lengkap juga dengan sayuran seperti kangkung, bayam, sawi atau sayuran lainnya. Selain itu, tambahkan tempe atau tahu agar tubuh kalian mendapatkan nutrisi dari kacang-kacangan. Dengan menu seperti itu, sudah jelas makan siang akan terasa sangat kenyang. Untuk alternatif yang lebih cepat, makan siang dengan menu nasi ditambah sup juga sudah cukup untuk menjaga rasa lapar hingga waktu makan malam tiba.

3. Menu Makan Malam

Pada menu sarapan pagi, kalian dilarang makan nasi dan menemukan nasi pada makan siang. Terakhir, menu makan malam ini kalian dilarang untuk makan nasi, roti atau oatmeal. Silahkan kalian makan malam dengan buah-buahan, dengan catatan "buah-buahan saja" tidak ada susu, cokelat ataupun yoghurt. Kalian boleh makan buah apapun, kecuali alpukat dan durian. Mengapa? karena, kedua buah tersebut tinggi lemak yang akan menghambat diet kalian. Untuk makan malam ini, kalian dianjurkan untuk makan buah pisang, pepaya, semangka, melon atau apel. Selain sehat, kelima buah tadi dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengandung air yang cukup banyak. Selain memberi rasa kenyang, tubuh akan terasa tetap segar dan membantu mengurangi dehidrasi pada tubuh.
Itulah menu makanan diet sehat untuk pemula mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam. Akan lebih baik lagi, selama progam diet ini untuk mengurangi ngemil dan makan cemilan diluar jam makan. Kalau datang rasa lapar sebelum jam makan tiba jangan makan cemilan atau jajanan lain, silahkan makan buah-buahan. Semoga tips diet kali ini membantu para pemula untuk menjalankan program dietnya yang pertama, dan tentunya semoga berhasil menurunkan berat badan sesuai dengan yang diharapkan.

7 Tips Jitu Mencegah Cedera Saat Berolahraga


Olahraga memang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun, bila Anda tidak fokus atau kurang berhati-hati dalam melakukannya, cedera bisa saja terjadi. Untuk itu, simak tips penting untuk mencegah cedera saat olahraga berikut ini.

Kenapa Anda bisa mengalami cedera saat olahraga?

Dilansir dari Web MD, Gerald Varlotta, direktur divisi Rehabilitasi Olahraga di New York University’s Hospital, mengatakan ada sejumlah hal yang membuat seseorang rentan mengalami cedera ketika berolahraga.
Yang paling umum adalah karena terlalu sering berolahraga tanpa jeda dan terlalu memforsir tubuh melewati batas toleransinya. Kesalahan cara mempraktekkan gerakan, postur tubuh yang salah (misal saat berlari atau mendarat dari lompatan), serta memilih jenis olahraga yang kurang sesuai dengan kondisi fisik juga menjadi beberapa faktor penyebab lainnnya dari cedera saat olahraga.
Menurut Medline Plus, ada beberapa faktor lain yang membuat Anda berisiko cedera saat olahraga, yaitu:

Tips mencegah cedera saat berolahraga

1. Pilih jenis olahraga yang tepat

Salah satu cara terbaik untuk menghindari cedera adalah mengetahui kondisi tubuh Anda. Usia pun bahkan ikut menjadi pertimbangan untuk menentukan olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda. Pasalnya, pilihan ragam jenis olahraga untuk anak-anak muda yang bertubuh atletis tentu berbeda dengan pilihan olahraga untuk lansia.
Secara umum, berapapun usia Anda apabila baru akan mulai berolahraga, cobalah dari yang ringan, seperti  jalan santai, berenang, bersepeda, jogging, atau senam aerobik. Namun jika Anda memiliki pergelangan tangan yang lemah, tentu angkat beban kurang tepat untuk dijadikan pilihan.
Kenneth Plancher, profesor di Albert Einstein College of Medicine di New York menyarankan Anda untuk lebih dulu mengenali area terlemah pada tubuh Anda, dan menghindari aktivitas yang dapat memberikan tekanan pada daerah tersebut.
Sebaiknya jika Anda memiliki suatu kondisi atau penyakit tertentu, konsultasikan lebih dahulu dengan dokter sebelum mulai olahraga. Dokter dapat memberikan saran olahraga apa yang cocok untuk Anda lakukan dan arahan untuk melakukannya dengan aman.

2. Gunakan peralatan olahraga yang tepat


sumber: https://greatist.com/sites/default/files/running_injuries_0.jpg
Setiap jenis olahraga memiliki peralatan yang berbeda. Pastikan sepatu olahraga Anda sesuai dengan jenis olahraga yang Anda lakukan. Contohnya begini: meski sama-sama main bola, sepatu bola dan sepatu futsal memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Beda jenis larinya pun, jenis sepatu lari yang dipakai berbeda. Jika Anda berniat angkat besi untuk pertama kalinya, ukur dulu berapa berapa berat beban yang ideal agar tidak menyebabkan cedera.
Sesuaikan juga ukuran helm, kacamata pelindung, pelindung siku, dan bantalan lutut mengikuti bentuk tubuh Anda. Pastikan peralatan pendukung olahraga Anda masih dalam kondisi baik, dan anda memahami benar cara penggunaannya yang tepat.

3. Lakukan pemanasan dan pendinginan

Pemanasan sebelum berolahraga membuat darah Anda mengalir lancar dan melemaskan otot-otot tubuh Anda. Bila Anda akan berlari, contoh pemanasan sederhananya adalah memutarkan pergelangan kaki. Kemudian, lakukan jalan cepat selama lima sampai 10 menit. Setelah selesai, jangan lupa melakukan pendinginan untuk menormalkan kembali otot dan tubuh Anda.

4. Jangan berlebihan

Saat melakukan olahraga, tubuh Anda perlu beristirahat. Begitu juga dengan pengaturan waktu Anda berolahraga; seberapa intens dan berapa lama durasinya. Tubuh Anda sudah bekerja setiap hari, ada baiknya bila rutinitas olahraga Anda divariasikan.
Misalnya, minggu pertama lari untuk tiga kali dalam seminggu. Jangan lupa diselang-seling harinya supaya tubuh Anda punya kesempatan untuk memulihkan diri dan mencegah kelelahan. Misalnya lari setiap Senin, Kamis, dan Minggu. Seiring waktu jika Anda mulai terbiasa, Anda boleh menambah durasi (misalnya dari 15 menit jadi 30 menit) dan frekuensinya (misal dari 3 kali seminggu jadi empat kali).
Variasikan juga jenis olahraganya agar Anda berkesempatan untuk melatih kelompok otot yang berbeda, supaya kebugaran tubuh lebih maksimal dirasakan. Misalnya minggu ini fokus untuk berlari. Minggu depan yoga, kemudian renang. Setiap kali habis olahraga, pastikan Anda juga beristirahat sejenak.

5. Cukupi kebutuhan minum

Di manapun olahraga Anda, di gym ber-AC atau lapangan bermandikan panas terik matahari, selalu siap sedia botol minum. Ini berguna untuk mencegah dehidrasi yang bisa menurunkan fokus Anda, dan menyebabkan cedera.
Bila intensitas olahraga Anda tinggi selama lebih dari satu jam, sediakan juga minuman isotonik agar Anda tidak kelelahan dan tetap bugar. Minuman isotonik dapat menggantikan eletrolit tubuh yang hilang.

6. Mendapat bimbingan dari ahlinya

Khususnya bila Anda seorang pemula, sebaiknya minta panduan dari orang yang lebih ahli atau dapatkan pelatih pribadi yang profesional. Ini bahkan tetap penting apabila Anda sudah mengetahui dan mempelajari teknik-teknik dasarnya.
Pengawasan dari ahlinya dapat mencegah cedera saat berolahraga, karena mereka bisa membenarkan postur tubuh yang berantakan dan memandu cara pakai alat-alat olahraga supaya lebih efektif.

7. Hubungi dokter

Bila Anda mengalami pusing, sakit dada, nafas yang tidak normal, atau bahkan pingsan, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Setelah Olahraga


Berjam-jam menghabiskan waktu di gym, tentu saja menguras energi. sangat disanyangkan jika melakukan hal yang sabaiknya tidak dilakukan setelah berolahraga. Saat kelelahan, tubuh mengirimkan sinyal ke otak berupa rasa lapar atau haus. Tentunya, Anda harus segera menyanggupi permintaan tersebut.


Berikut kesalahan yang sering dilakukan:
  1. Tidak melakukan pendinginan
    Melakukan pendinginan setelah berolahraga seringkali dianggap remeh dan dilewatkan oleh banyak orang. Padahal melakukan pendinginan setelah berolahraga adalah hal yang penting dan harus dilakukan. Melakukan pendinginan akan memberikan waktu untuk menurunkan detak jantung dan tekanan darah agar kembali ke tekanan darah yang normal.Dengan melakukan pendinginan setelah olahraga juga bisa menurunkan risiko cedera setelah berolahraga. Lee Boyce, seorang pelatih kebugaran dan pemilik Boyce Training System di Toronto menyarankan untuk melakukan pendinginan seperti aerobik ringan atau berjalan santai di treadmill setelah berolahraga.
  1. Lupa melakukan peregangan
    Melakukan peregangan juga sama pentingnya dengan melakukan pendinginan. Peregangan tak hanya perlu dilakukan sebelum olahraga sebagai bentuk pemanasan, melainkan juga setelah olahraga. Seringkali orang melewatkan bagian peregangan setelah olahraga dan langsung istirahat, tanpa melakukan pendinginan.Menurut peneliti Jordan Metzl M.D, melakukan peregangan setelah berolahraga bisa mengurangi rasa pegal-pegal dan otot kaku besok harinya setelah olahraga. Mengurangi rasa pegal tak hanya membuat Anda lebih nyaman, tetapi juga membuat Anda tak kapok untuk berolahraga lebih sering.
  1. Tidak ngemil setelah olahraga
    Makanan akan memberikan asupan energi sebelum berolahraga, namun makanan juga tidak boleh diremehkan manfaatnya setelah olahraga. Kebanyakan orang malas makan atau ngemil setelah berolahraga, karena mereka takut berat badan bertambah dan efek olahraga menjadi tidak maksimal.Padahal makan setelah berolahraga baik untuk membantu perbaikan otot. Makanan ideal setelah olahraga adalah makanan yang mengandung karbohidrat dan protein seperti yogurt, blueberry, atau kacang tanah.
  1. Tidak berganti pakaian
    Setelah berolahraga biasanya seseorang akan malas berganti pakaian karena sudah nyaman menggunakan pakaian yang dipakai saat olahraga. Meski begitu, mengganti pakaian adalah hal yang penting dilakukan setelah berolahraga.Menggunakan pakaian yang masih mengandung keringat akan menimbulkan kelembapan dan memicu munculnya infeksi jamur, ungkap para ahli. Untuk itu, sebaiknya setelah berolahraga segera ganti pakaian dengan yang lebih bersih agar tidak menimbulkan jamur pada kulit Anda.
  1. Tidak mandi
    Meski banyak orang yang risih ketika tak mandi setelah berolahraga, namun tak sedikit juga yang merasa baik-baik saja, bahkan malas untuk mandi setelah berolahraga. Tidak mandi setelah olahraga tak hanya membuat tubuh Anda berbau dan mengganggu orang sekitar, namun juga bisa berimbas buruk untuk kesehatan.Jika Anda tak mandi setelah berolahraga, kulit akan semakin sulit bernapas dan menyebabkan pertumbuhan bakteri yang memicu gatal-gatal pada tubuh. Karena itu, mandi setelah berolahraga sangat penting untuk mencegah gatal-gatal dan munculnya bakteri pada tubuh.
  1. Tidak tidur
    Tidur juga penting bagi tubuh setelah berolahraga. Banyak orang yang langsung beraktivitas dan tidak membiarkan tubuh mereka beristirahat setelah berolahraga. Padahal tubuh perlu beristirahat dan tidur setelah berolahraga. Tubuh perlu menyembuhkan diri dan membangun otot yang lebih kuat setelah berolahraga.

7 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan Setelah Berolahraga


Setiap orang memiliki motivasi tersendiri untuk berolahraga, mulai dari menerapkan pola hidup sehat hingga membentuk fisik yang ideal. Pada dasarnya olahraga hanya merupakan sebagian dari aktivitas yang kita lakukan dalam sehari, tetapi kebugaran tubuh justru dapat dipengaruhi oleh aktivitas lainnya yang kita lakukan, terutama setelah berolahraga.
Beberapa hal spesifik berikut dapat mengurangi efek optimal olahraga yang telah dilakukan dan berdampak pada kualitas kesehatan dan olahraga yang akan dilakukan selanjutnya.

1. Menunda makan

Rasa lapar setelah berolahraga adalah pertanda bahwa nutrisi yang disimpan telah banyak berkurang karena digunakan untuk menghasilkan energi tubuh yang sebagian besar dialirkan ke otot rangka.
Jumlah nutrisi yang tidak terpakai tidak akan mencukupi untuk melakukan proses pemulihan pada saat setelah berolahraga, Sehingga dianjurkan mengonsumsi makanan setelah 15 – 30 menit setelah berolahraga.  Jika menunggu lebih lama atau sekitar satu jam, kemungkinan besar kemampuan otot untuk tumbuh dan beregenerasi akan berkurang, terlebih lagi jika makanan yang dikonsumsi sulit dicerna. Makanan bersumber protein (atau whey protein lebih baik) dan karbohidrat sederhana akan lebih mudah dicerna sehingga lebih efektif untuk pemulihan otot yang lebih cepat.

2. Makan terlalu banyak dan makan makanan berlemak

Meski dianjurkan memakan makanan dengan segera, namun memakan makanan terlalu banyak setelah berolahraga dapat menghambat hilangnya lemak tubuh. Hal tersebut dikarenakan makan terlalu banyak akan meningkatkan asupan kalori harian sehingga kalori yang telah digunakan kemungkinan masih lebih sedikit dibandingkan dengan yang dikonsumsi. Selain itu, hindari konsumsi makanan olahan dan berlemak karena selain tinggi kalori jenis makanan tersebut cenderung sulit dicerna oleh tubuh dan menghambat proses pemulihan.

3. Menunda minum

Dehidrasi setelah berolahraga dapat menyebabkan kita merasa lelah atau mengantuk meskipun sudah mencukupi kebutuhan waktu tidur. Cairan tubuh yang hilang setelah berolahraga perlu diganti karena kecukupan cairan tubuh penting bagi otak agar tetap berfungsi optimal serta demi menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Jika Anda berolahraga kurang dari satu jam maka pastikan Anda mendapatkan asupan cairan sekitar 240 ml setiap 15 menit, namun jika lebih ada baiknya mengonsumsi minuman isotonik.

4. Tidak melakukan peregangan

Peregangan merupakan hal penting untuk dilakukan setelah berolahraga karena hal ini akan membantu otot menjadi lebih rileks. Peregangan juga membantu tubuh menyesuaikan temperature beserta tingkat aktivitas otot dan persendian yang dilakukan setelah berolahraga. Selain peregangan penyesuaian aktivitas juga dapat dilakukan dengan melakukan kegiatan yang lebih ringan dibandingkan saat setelah berolahraga seperti berjalan setelah berlari karena dengan begitu proses pemulihan akan terjadi lebih cepat dan efektif dibandingkan jika kita langsung berhenti beraktivitas secara total.

5. Langsung melanjutkan pekerjaan berat

Setelah berolahraga pada umumnya otot sudah mengalami kelelahan dan terjadi kerusakan beberapa jaringan otot. Melanjutkan kegiatan dengan aktivitas berat tanpa waktu berisitirahat dapat menyebabkan otot yang lelah menjadi luka. Hal serupa juga dapat terjadi ketika seseorang tetap berolahraga meskipun sudah mengalami kelelahan otot. Oleh karena itu berikan waktu otot untuk beristirahat dan pemulihan dalam hitungan jam atau hari.

6. Kurang tidur

Waktu tidur adalah saat yang penting bagi tubuh untuk melakukan pemulihan setelah beraktivitas selama sehari. Proses pemulihan fisik pada waktu tidur umumnya tidak langsung terjadi begitu seseorang terlelap namun memerlukan beberapa jam setelahnya. Oleh karena itu pastikan Anda memperoleh 7-8 jam waktu tidur malam. Selain menghambat proses pemulihan, kekurangan tidur dapat merusak rutinitas olahraga Anda karena merasa kelelahan pada siang hari.

7. Tidak mengevaluasi dan merencanakan olahraga selanjutnya

Membuat catatan kecil yang berisi tentang kualitas olahraga seperti perasaan saat dan setelah berolahraga, durasi, intensitas olahraga, jenis olahraga yang dilakukan dapat membantu untuk mengevaluasi olahraga yang sudah dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan menulis jurnal atau mengunggah datanya pada aplikasi olahraga di handphone Anda sehingga dapat diakses dengan mudah. Hasil evaluasi tersebut dapat membuat perencanaan sesi olahraga berikutnya lebih baik dan bervariasi.

11 Jenis Olahraga Tradisional di Indonesia


11 Jenis Olahraga Tradisional di Indonesia

​Kapan Anda terakhir berolahraga? Kapan Anda terakhir kali posting status di social media? Mengingat kita sekarang hidup di era digital yang serba maya dan virtual, rasanya tidak berlebihan jika lebih dari setengah orang yang membaca artikel ini akan memberikan dua jawaban yang terpaut cukup jauh selisihnya. Mingguan? Bulanan mungkin? Bahkan tahunan? Atau Anda melakukannya secara bersamaan? Zaman memang sudah berubah, namun perkembangan teknologi beberapa tahun belakangan ini cukup membuat mata terbelalak, setidaknya bagi mereka yang masih sempat memalingkan matanya dari layar smartphone dan menyadarinya. Inilah dunia yang kita jalani sekarang ini. Mungkin hanya segelintir orang yang bisa memprediksi hal ini misalnya, 10 tahun yang lalu. Teknologi memang mempermudah segalanya bagi manusia tapi apakah benar itu selalu berarti bagus?
Jika Anda harus memilih antara olahraga dan social media, mana yang akan Anda pilih? Faktanya adalah olahraga sangat bagus bagi tubuh kita jadi sebenarnya tidak terbantahkan lagi mana yang lebih penting. Tapi lagi-lagi, jawaban yang muncul sangat mungkin berbeda jika pertanyaan tersebut dilayangkan kepada generasi muda zaman sekarang. Inilah realita yang harus dihadapi seiring dengan berjalannya waktu.
Saat Anda membaca artikel ini, bayangkanlah dunia sekitar 10 tahun yang lalu. Itu akan mempermudah Anda menghargai isinya. Hal ini penting karena apa yang akan kita bahas di sini mungkin adalah hal yang paling tidak menarik minat Anda. Tentu saja kita akan berbicara tentang olahraga tapi bukan sekedar olahraga biasa. Yang akan kita bahas di sini adalah olahraga-olahraga tradisional yang ada di Indonesia.
Jika sebagian besar orang zaman sekarang lebih memilih social media dibanding berolahraga, kira-kira berapa banyak dari mereka yang masih peduli dengan olahraga tradisional? Artikel berikut ini mungkin tidak akan bisa menjawab pertanyaan tersebut. Namun jika Anda masih membaca hingga titik ini bisa saja pada akhirnya ada beberapa orang yang mungkin akan tertarik akan olahraga-olahraga tradisional tersebut. Mari kita mulai.

1. Pencak Silat

Jika Jepang punya karate dan Cina punya kungfu, maka Indonesia punya pencak silat. Ya, olahraga tradisional yang satu ini adalah salah satu yang paling terkenal dari Indonesia. Asal muasal pencak silat masih belum jelas, namun ada beberapa ahli yang memperkirakan awal perkembangannya sekitar abad ke-7 Masehi. Hal ini dapat dibuktikan dari pahatan relief-relief yang menggambarkan sikap kuda-kuda pencak silat di candi Borobudur dan Prambanan. Sejarah pencak silat bahkan mungkin saja jauh lebih tua lagi jika kita berpatokan pada penemuan artifak-artifak senjata yang ditemukan pada masa klasik Hindu dan Budha. Pencak silat sendiri masih mengandung unsur-unsur bela diri dari Cina dan India karena dari awal perkembangannya, kebudayaan Melayu juga banyak mendapat pangaruh dari para pedagang dan perantau yang datang dari luar pulau. Sebelum menjadi olahraga seperti yang kita kenal sekarang ini, pencak silat adalah salah satu cabang bela diri yang menjadi identitas bangsa Indonesia di zaman kerajaan. Kala itu, pencak silat populer karena mudah dipelajari dan berguna untuk mempertahankan diri. Kini, saat zaman sudah modern, pencak silat telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang terkenal, khususnya di disiplin bela diri. Pencak silat bahkan sudah mempunya organisasi induknya sendiri di Indonesia, yakni Ikatan Pencak SIlat Indonesia (IPSI) dan rutin dipertandingkan di event-event olahraga seperti Asian Games maupun Sea Games. Negara-negara yang menjadi pesaing Indonesia di cabang tersebut biasanya adalah Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Tidak heran, ketiga negara tersebut dan juga Indonesia membentuk sebuah federasi pencak silat yang dinamai Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa).

2. Sepak Takraw

Sepak takraw adalah olahraga tradisional yang merupakan kombinasi antara sepak bola dan bola voli. Sering juga disebut sepak raga, sepak takraw sudah ada sejak zaman kesultanan Malaka sejak tahun 1400an dan berasal dari Sulawesi Selatan. Olahraga ini dimainkan oleh dua regu atau tim yang terdiri dari 3 orang. Peraturan yang berlaku kurang lebih sama dengan olahraga voli karena menganut sistem jumlah point. Tim yang mencapai point terbanyak lebih dulu adalah pemenangnya. Sepak takraw merupakan salah salah satu olahraga tradisional yang dipertandingkan di event-event olahraga seperti Sea Games dan Asian Games. Kita patut berbangga karena Indonesia merupakan salah satu negara jagoan di cabang ini. Sepak takraw adalah salah satu olahraga yang sangat sulit untuk dikuasai karena menuntut kondisi fisik yang prima dan kemahiran teknik tingkat tinggi. Tidak jarang atlet sepak takraw mempunyai latar belakang sebagai pemain futsal, atlet beladiri atau bahkan pemain akrobat.

3. Enggrang

Enggrang juga merupakan salah satu olahraga tradisional yang paling populer dari Indonesia. Berasal dari Jawa, olahraga ini cukup populer di kalangan masyarakat pedesaan dan kerap kali dipertandingkan pada hari Kemerdekaan Indonesia maupun event-event nasional lainnya. Meskipun belum termasuk olahraga resmi, enggrang populer di masyarakat karena tergolong olahraga yang sederhana dan menyenangkan. Anda hanya perlu sepasang bambu panjang berukuran kecil yang cukup kuat untuk menahan berat badan Anda dan sepasang kayu kecil untuk dipasangkan ke bambu dan berfungsi sebagai pijakan. Enggrang populer di kalangan anak-anak, setidaknya anak-anak zaman dahulu, karena termasuk olahraga yang tidak membutuhkan banyak biaya dan cukup mudah dilakukan. Enggrang juga sering diperlombakan saat hari kemerdekaan dan biasanya dipertandingkan antar desa. Bermain enggrang cukup menantang, khususnya bagi Anda yang takut ketinggian, karena bambu yang digunakan bisa mencapai 2 meter. Selain itu, Anda juga harus bisa menjaga keseimbangan saat berada di atas enggrang. Sayang sekali, sama halnya seperti olahraga-olahraga tradisional lain, keberadaan enggrang kini sudah hampir punah. Sangat sulit menemukan anak-anak zaman sekarang memainkan olahraga ini, terlebih di daerah perkotaan.

4. Karapan Sapi

Karapan sapi berasal dari daerah Madura dan merupakan olahraga tradisional yang cukup populer. Olahraga tradisional yang satu ini merupakan olahraga yang mirip dengan pacuan kuda, hanya berbeda pada binatang yang digunakan dalam perlombaan, yakni sapi. Selain itu, sapi yang digunakan juga dua ekor untuk menarik satu kereta kayu yang dinaiki oleh penunggangnya. Para pembalap biasanya akan menempuh jarak sejauh 100 meter dan yang pertama mencapai garis finish adalah pemenangnya. Olahraga ini sebenarnya diciptakan dari cara petani-petani membajak sawahnya dengan bantuan sapi. Mungkin orang-orang di Madura menemukan hal unik yang menarik dari cara menggarap sawah yang tradisional tersebut sehingga akhirnya mereka menciptakan olahraga karapan sapi ini. Biasanya perlombaan dilakukan sekitar bulan September sampai Oktober dan memperebutkan Piala Bergilir Presiden. Tidak ada alasan jelas mengenai waktu tersebut, namun sepertinya sudah merupakan bagian dari tradisi. Karapan sapi memang populer dan olahraga ini bahkan sempat dijadikan sebagai gambar pada uang logam pecahan Rp. 100,- beberapa tahun yang lalu.

5. Tarik Tambang

Siapa yang tidak tahu olahraga tarik tambang? Ya, olahraga tradisional yang satu ini juga sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia karena merupakan olahraga yang sering diperlombakan di acara peringatan kemerdekaan atau acara-acara non formal seperti gathering atau outing. Cukup masuk di akal karena olahraga tarik tambang pada dasarnya menuntut kerjasama dan kekompakan tim, hal-hal yang bisa memupuk persatuan dan ikatan di antara orang-orang yang terlibat di dalamnya. Olahraga ini juga sangat sederhana dan tidak membutuhkan banyak biaya. Anda cukup menyediakan satu tali tambang yang cukup panjang untuk ditarik oleh dua tim, biasanya minimal terdiri dari lima orang untuk masing-masing tim. Permainan dimulai dengan tali tambang berada pada titik tengah dan setiap anggota masing-masing tim memegang tali tambang di masing-masing sisi. Setelah peluit dibunyikan, kedua tim akan mencoba menarik tali tambang tersebut. Adu kekuatan akan terjadi dan tim yang tertarik ke titik tengah akan kalah. Selain kekuatan dari masing-masing anggota tim, pemilihan strategi yang tepat juga bisa mempengaruhi hasil akhir permainan. Biasanya, pemain dengan bobot badan yang lebih berat akan ditempatkan di ujung tali tambang karena akan lebih memberikan tenaga dan tarikan yang lebih kuat.

6. Bakiak

Berasal dari Sumatera Barat, olahraga tradisional yang satu ini mirip dengan tarik tambang karena mengandung unsur-unsur kerjasama dan kekompakan tim. Bedanya adalah, Anda tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak tenaga untuk melakukan olahraga ini. Bakiak merupakan olahraga perlombaan dengan garis start dan garis finish dengan beberapa tim yang terdiri dari beberapa peserta, biasanya tiga peserta per tim. Para peserta ini akan berjalan bersama-sama menggunakan bakiak, yakni sebuah sandal besar yang terbuat dari kayu panjang (umumnya 1,5 meter) yang dihaluskan dan diberikan selop khusus. Pada dasarnya, bakiak adalah sandal raksasa yang bisa dipakai oleh beberapa orang sekaligus. Kuncinya di sini adalah kekompakan saat melangkah karena jika salah satu peserta tidak melangkah bersamaan dengan peserta lainnya, maka tim tersebut hampir pasti akan jatuh. Sering diperlombakan di acara peringatan kemerdekaan dan acara-acara nasional lainnya, bakiak merupakan olahraga yang masih cukup eksis di zaman sekarang ini, walaupun kita mungkin harus masuk ke desa-desa untuk menemukannya. Perlombaan bakiak sangat menarik untuk disaksikan karena sangat menghibur dan dapat diikuti oleh siapa saja dari berbagai jenis usia dan jenis kelamin.

7. Galah asin

Galah asin merupakan salah satu olahraga tradisional yang mulai menghilang di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup disayangkan memang, karena di masa jayanya, olahraga ini merupakan favorit anak-anak kecil. Dikenal pula dengan nama gerobak sodor, olahraga ini dimainkan di lapangan terbuka berukuruan 9 x 4 meter dan merupakan olahraga tim. Masing-masing tim terdiri dari 5 sampai 7 orang. Di lapangan yang sudah disediakan, tiap anggota tim harus melewati hadangan dari setiap anggota tim lawan dari ujung lapangan hingga ke ujung yang lainnya dan kembali lagi. Bila masing-masing tim terdiri dari 5 orang, maka total, setiap anggota tim harus melewati 10 hadangan. Masing-masing anggota penghadang hanya boleh bergerak secara horizontal berdasarkan garis yang sudah dibuat sebelumnya. Tim yang memenangkan permainan adalah tim yang seluruh anggotanya berhasil melewati hadangan pemain lawan. Galah asin populer di kalangan anak-anak karena cocok bagi mereka yang mempunyai banyak energi dan suka berlari. Olahraga ini juga melatih ketangkasan dan kecepatan serta menuntut kekompakan antara anggota tim dan juga kejelian menyusun strategi. Salah satu yang membuat olahraga ini semakin menghilang adalah ketersediaan lahan. Dengan ukuran lapangan permainan yang cukup luas, agak sulit untuk menemukan lokasi yang tepat, apalagi di daerah perkotaan.

8. Phantol

Phantol adalah satu dari beberapa jenis olahraga tradisional yang mengandung unsur bela diri pada daftar kita. Berasal dari Rembang Jawa Timur, phantol merupakan olahraga bela diri yang mirip dengan pencak silat walaupun teknik yang digunakan jauh berbeda. Phantol lebih mengarah kepada gulat tradisional. Olahraga ini mulai dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit. Kala itu, phantol digelar dalam bentuk sayembara untuk mencari orang-orang terbaik dan terkuat yang nantinya akan bertugas sebagai penjaga pelabuhan dari ancaman perampok dan penyamun. Kini, masyarakat lebih mengenal phantol sebagai olahraga yang menyenangkan meskipun untuk bisa bertanding, Anda harus berada dalam kondisi fisik yang prima. Semangat kompetisi yang sehat dan kesportifan sangat menonjol pada olahraga ini. Pertandingan phantol biasanya marak digelar menjelang akhir bulan saat bulan purnama dan dilangsungkan dekat dengan pantai. Hal ini mungkin merupakan tradisi untuk menghormati sejarah dan asal-usul phantol.

9. Zawo-zawo

Zawo-zawo adalah olahraga tradisional yang berasal dari Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Menariknya, hanya di propinsi tersebutlah kita bisa menjumpai zawo-zawo. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, zawo-zawo berarti lompat batu. Karena unsur tradisionalnya yang masih kental sekaligus menjadi identitas bangsa, zawo-zawo juga pernah dijadikan gambar pada salah satu pecahan mata uang Rupiah. Bagi masyarakat tradisional Nias sendiri, zawo-zawo lebih dari sekedar olahraga atau permainan. Pada zaman dulu, saat suku-suku di Nias masih terpecah belah, sering muncul konflik bahkan peperangan dan batu-batu yang disusun dan ditumpuk hingga membentuk trapesium setinggi hingga 2 meter merupakan tembok pertahanan dari musuh. Melompati batu-batu tersebut merupakan isyarat untuk mempersiapkan diri sebelum masuk ke medan perang. Kini, saat perang sudah usai, tradisi zawo-zawo masih bisa dijumpai, khususnya di Kabupaten Bias Selatan. Di sana, zawo-zawo dianggap sebagai ritual bagi para pemuda Nias sebelum mempersunting wanita idamannya. Keluarga yang anak laki-lakinya berhasil melakukan zawo-zawo akan mengadakan pesta dan jamuan makan sebagai perayaan.

10. Geudeu-geudeu

Geudeu-geudeu (atau sering disebut juga deudeu) adalah salah satu olahraga tradisional jenis bela diri. Olahraga ini berasal dari Aceh, tepatnya kabupaten Pidie. Geudeu-geudeu mirip dengan panthol, yang membedakan adalah jumlah pesertanya. Bila panthol adalah pertarungan satu lawan satu, maka geudeu-geudeu merupakan gulat antara 2 tim beranggotakan masing-masing 3 orang. Menariknya, semua anggota tim akan “berkelahi” secara bersamaan sehingga bagi yang tidak pernah menyaksikannya, arena geudeu-geudeu akan terlihat seperti tempat perkelahian massal. Selain itu, geudeu-geudeu juga jauh lebih keras dari panthol. Tidak jarang, peserta geudeu-geudeu biasanya hampir pasti akan menderita cedera pada tubuhnya, baik saat menang maupun kalah. Bahkan, pada beberapa kasus yang ekstrim, bisa saja ada peserta yang meninggal dunia. Olahraga tradisional ini sendiri tidak terlalu populer di luar kawasan Pidie.

11. Pacu Jalur

Pacu Jalur adalah satu-satunya olahraga tradisional yang dilakukan di atas air pada daftar ini. Berasal dari Riau, Pacu Jalur adalah balapan perahu pada lintasan sepanjang 1 kilometer di atas permukaan sungai yang diadakan setiap tahun bersamaan dengan perayaan haru kemerdekaan Indonesia. Perlombaan ini rutin digelar di Sungai Batamg Kuantan dan merupakan tradiai yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat tradisional Riau, khususnya daerah Kuantan Singingi. Pada bahasa masyarakat lokal, kata jalur berarti perahu, sehingga pacu jalur berarti pacu perahu. Pada pacu jalur, perahu yang digunakan umumnya memiliki panjang 25 sampai 40 meter dengan lebar 1.3 sampai 1.5 meter. Tergantung ukurannya, tiap perahu bisa memuat 40 sampai dengan 60 orang. Para awak perahu juga mempunyai tugasnya masing-masing, dari komandan yang memberikan instruksi, pengemudi perahu, para pendayung hingga penyanyi yang berfungsi menentuka irama kayuhan para pendayung dengan lagu-lagu yang mereka nyanyikan. Untuk menambah semarak suasana, tiap-tiap perahu dihiasi dengan dekorasi yang menarik dan berwarna, umumnya bertema naga. Tidak heran, perayaan kemerdekaan di Riau adalah salah satu yang paling meriah tiap tahunnya. Pacu jalur juga menjadi salah satu cabang olahraga yang rutin dipertandingkan di perhelatan Sea Games dan lagi-lagi kita patut berbangga karena Indonesia adalah salah satu langganan peraih medali emas di cabang ini.
Itu dia beberapa jenis olahraga tradisional khas Indonesia. Ada beberapa yang masih terus dilestarikan bahkan diakui sebagai olahraga resmi. Namun ada pula beberapa yang sudah mulai dilupakan bahkan hilang di masyarakat. Apakah ada yang menarik minat Anda? Bangsa yang besar tidak semata dinilai dari perkembangan ukuran-ukuran kuantitatif seperti ekonomi, teknologi maupun sosial politik. Dibalik itu semua, bangsa yang besar adalah bangsa yang juga mampu mempertahankan identitas bangsa dan melestarikannya melalui perkembangan zaman.
Bagi bangsa yang majemuk seperti Indonesia, identitas tersebut merupakan hal yang krusial tidak hanya bagi para calon penerus bangsa, tetapi juga untuk menjaga agar kemajemukan itulah yang menjaga agar bangsa ini tetap utuh. Melestarikan olahraga-olahraga tradisional adalah salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut dan pemerintah memegang peranan penting di sini. Pendidikan olahraga di bangku sekolah bisa menjadi salah tempat memulai itu semua. Tidak ada salahnya memasukkan beberapa jenis olahraga tradisional ke dalam kurikulum agar para murid setidaknya tahu tentang sejarah dan peraturan yang berlaku di dalamnya. Pengetahuan tersebut akan membuat anak-anak tertarik untuk mencoba olahraga-olahraga tersebut dan secara tidak langsung membantu melestarikannya.

Meninggal Dunia Gara-gara Diet Ekstrem


Memiliki bentuk tubuh langsing atau proporsional memang menjadi impian banyak orang, tidak hanya wanita, banyak juga pria yang rela 'mati-matian' melakukan diet ekstrem. Tentu kita masih ingat awal September lalu salah satu musisi terbaik Indonesia Budi 'klantink' meninggal karena mengonsumsi obat pelangsing. Kisah Budi tentu saja merupakan satu dari jutaan kasus salah diet yang pernah terjadi.
Perlu di ingat, kata ‘diet’ itu sendiri berarti pengaturan pola makan, baik porsi, ukuran maupun gizinya. Jadi, bukannya seharian tidak makan dan hanya mengonsumsi buah dan air saja. Semua harus diperhitungkan dengan baik dan tidak asal-asalan. Kisah orang-orang berikut ini mungkin bisa menginspirasi kamu supaya tidak menjalani program diet sembarangan.
Seperti dilansir dari Dailymail seorang wanita asal Swiss meninggal setelah melakukan diet ekstrem, breatharianism. Cara diet yang satu ini memang sedikit aneh, orang yang melakukan diet ini hanya mengonsumsi sedikit makanan dan selebihnya ia mengandalkan udara serta cahaya matahari sebagai makanan.

Kisah tragis selanjutnya dialami oleh Eloise Aimee Parry (21 tahun) dari Shreswbury. Ingin menurunkan berat badannya secara instan, Eloise membeli obat pil diet dari sebuah situs online. Beberapa jam setelah mengonsumsi obat tersebut, tubuh Eloise melemah hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Ternyata setelah diusut, pil diet yang diminum oleh Eloise mengandung zat kimia yang sangat beracun.


Seorang wanita asal Inggris juga menjadi korban diet ekstrem. Seperti dilansir dari The Telegraph wanita ini meninggal setelah menjalankan diet rendah kalori. Diet tersebut dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan rendah kalori (sekitar 500 kalori) yang di produksi oleh sebuah perusahaan.

6 Gerakan Olahraga untuk Memperbaiki Tubuh Bungkuk

Kifosis adalah sebuah kondisi di mana tulang belakang yang melengkung ke depan melebihi batas normal sehingga seseorang yang mengalaminya ...